Sabtu, 23 Juli 2016

Mencegah Serangan Lalat Buah Pada Tanaman Lombok



 Jati, 24 Juli 2016,
Pencegahan serangan lalat buah pada tanaman lombok ini ditulis berdasarkan pengalaman seorang petani muda yang kreatif Budi Hartono yang tinggal di dusun Bantengan desa Jati Kabupaten Blora. Menurut petani yang juga sebagai Kepala Dusun itu, ada 2 sistem pencegahan yang pernah dilakukan terhadap tanaman lombok dari serangan lalat buah, yaitu:
1. Sistem kimiawi
Pada sistem ini memang digunakan zat kimia yaitu petroganol namun tidak disemprotkan. Sebab, menurut Budi penggunaan petroganol dengan disemprotkan kurang efektif membasmi lalat buah. Nah, sebenarnya pada petroganol itu sudah dilengkapi zat kimia yang mengandung aroma khas yang dapat merangsang birahi lalat jantan. Begitu petroganol dituang pada wadah tertentu maka aromannya akan menyebar ke mana - mana dan seketika itu lalat jantan akan segera mencari sumber aroma itu berada. Sekarang tugas pak tani adalah menyiapkan perangkap jebakan lalat, maksud wadah petroganol itu ditaruh dalam suatu tempat yang telah didesain sedemikian rupa sehingga jika ada lalat yang datang menghampiri sumber aroma itu dapat tertahan di dalam alat jebakan itu dan tidak dapat lepas atau keluar lagi.
Ada teknik memasang perangkap:
a. teknik perangkap perekat
 Caranya: -sediakan selembar plastik atau kertas minyak;
               - oleskan lem/perekat yang daya rekatnya bagus pada perkukaan plastik/kertas;
               - oleskan petroganol pada permukaan lem tersbut;
               - pasang tali dekat sudut kanan dan kiri kertas dan gantungkan pada tiang di sekeliling lahan 
                  tanaman lombok tesebut.
Nah, dari sinilah jika ada lalat yang berdatangan menghampirisumber    aroma itu semua pasti akan lengket menempel pada permukaan kertas dan matilah dia. Lihat gambar!


                                                      Gambar 1. Teknik perangkap perekat

b.teknik perangkap cerobong
Caranya: - sediakan botol minuman air mineral;
              - potonglah badan botol dekat pada leher botol ;
              - taruhlah kapas yang telah diolesi petroganol dengan cara diikat dekat bagian dasar botol;
              - tutuplah potongan botol bagian bawah dengan potongan bagian atas secara terbalik sebingga
                 mengerucut ke arah dalam; tujuannya agar  setiap lalat yang datang masuk ke dalam botol
 menghampri  sumber aroma petroganol   pasti terjebak tidak akan dapat keluar. Lihat gambar!
  

 Gambar 2: Teknik perangkap cerobong

2. Sistem alami    
Pada sistem ini sebagai bahan perangsang birahi lalat buah tidak digunakan zat kimia, tetapi dengan memanfaatkan jambu biji yang sudah sangat matang atau hampir membusuk agar aromanya menyengat tajam. Adapun teknik pembuatan perangkapnya dapat menggunakan teknik perangkap cerobong. Kapas yang ditaruh didalam botol diganti dengan irisan jambu biji.
Selamat mencoba, semoga sukses! Amiieeen....!

 http://motivasikuyanyai.blogspot.co.id/
 http://suyanto-yai.blogspot.co.id/
 


Rabu, 13 April 2016

Alternatif Lahan Budi Daya Pakan Ternak

Tantangan terberat bagi para peternak kambing atau sapi adalah ketersediaan pakan yang cukup namun tidak terlalu banyak membutuhkan biaya. Bagi mereka yang mempunyai banyak modal untuk membeli pakan fermentasi atau konsentrat tidak begitu menjadi kendala. Demilkian pula bagi yang mempunyai lahan yang luas untuk budidaya tanaman pakan, mereka cukup tenang mengantisifasi perkembangan jumlah ternak yang pesat. Tetapi, bagi mereka yang modalnya pas-pasan dan lahannya sangat terbatas akan sangat susah untuk bertahan pada jumlah ternak tertentu, apalagi mau meningkatkan jumlah ternaknya. Maka, untuk mengantisipasi hal tersebut haruslah ada solusi yang jitu, aman, mudah, dan murah.

Seperti yang terlihat pada foto di atas, itu merupakan budi daya taman rumput gajah special kambing. Bisa dipastikan bahwa lahan yang ditanami itu jelas bukan tanah milik pribadi. Kalau diamati, milik siapakah lahan itu?

Nah, ini solusi yang saya tawarkan untuk mengatisipasi meningkatnya kebutuhan pakan ternak namun lahan yang kita miliki sangat terbatas. Kita tahu bahwa kebanyakan kegiatan peternakan   ini hanya sampingan dari kegiatan utama yaitu pertanian. Oleh karena itu ya maklum kalau lahan yang dipersiapkan untuk ternak sangat terbatas. Tidak mengapa, masih ada alternatif lain lahan yang aman, mudah, dan murah. Di manakah itu? 

Saya ambil contoh di wilayah Kecamatan Jati Kabupaten Blora, sebagian dari para peternak kita sangat kreatif memanfaatkan lahan yang dipandangnya mubadzir. Betapa tidak, tanah di sepanjang badan jalan raya yang melintas di persawahan hampir semua tidak termanfaatkan. Kebanyakan di sepanjang jalan itu yang tumbuh adalah semak belukar yang kurang bermanfaat dan tidak sedap untuk dipandang, kecuali pohon keras yang sengaja ditanam untuk penghijauan jalan. Nah, barangkali berawal dari situlah muncul daya imajinatif dari benak para peternak kita, gimana kalau tanah kosong di badan jalan ini saya tanami saja rumut gajah ya? Yah begitulah, awalnya hanya seorang yang mempunya ide seperti itu. Setelah yang satu sukses memanfaatkan badan jalan untuk lahan pakan ternak, maka peternak yang lainpun turut serta. Wah, akhirnya sampai sekarang ini banyak tanah badan jalan sepanjang jalan yang melintas di persawahan tampak menghijau rapi oleh rumput gajah. Yang penting tidak sampai mengganggu lalu lintas. Selamat mencoba!